Copywriting? Ada yang Lebih Penting!
Anda mungkin sudah mendengar bahwa Copywriting sangatlah penting
untuk memperbesar konversi penjualan produk Anda terutama jika Anda
memasarkannya via Online. Pertanyaannya, bagaimana caranya membuat Copywriting
yang Menjual?
Tunggu…
Jangan dulu berpikir terlalu jauh kesana. Sekarang, mari Saya tunjukkan sebuah
Rahasia. Dimana rahasia ini akan sangat lebih penting dari pada Copywriting itu
sendiri. Apakah itu?
Sekarang,
seandainya Saya bertanya kepada Anda, “Apa yang
PALING PENTING dalam sebuah Copywriting?”. Kira-kira
apa jawaban Anda?
Jika
Anda mengatakan HEADLINE, maka Anda benar. Keberadaan Headline sangatlah
penting sebelum Anda menyajikan Copywriting yang aduhay. Bagaimanapun juga.
sebelum orang membaca copywritingnya, mereka akan membaca Headlinenya terlebih
dahulu. Saking pentingnya, Saya membuat bab khusus untuk membahas tentang hal
yang satu ini dalam buku: EASY COPYWRITING.
Ingat…
“3 detik pertama Anda akan menentukan segalanya…”
“3 detik pertama Anda akan menentukan segalanya…”
Jika
Saya memiliki waktu 15 menit untuk menulis Copywriting, maka 10 menit pertama
Saya akan memikirkan apa headline yang tepat untuk Copywriting yang Saya buat.
“Jika orang-orang tidak membaca
Headlinenya, dipastikan mereka tidak akan membeli produk yang Anda tawarkan…”
Karenanya,
Anda harus benar-benar memerhatikan satu anatomi ini. Ingat, headline Anda
adalah iklannya iklan Anda.
Lalu,
bagaimana cara membuat headline yang Powerful?
Dalam
buku tersebut, Saya menyajikan 13 Jenis Headline yang bisa Anda gunakan untuk
membuat Copywriting yang Menjual. Saya pun memberikan 10 Frasa Headline yang
paling sering Saya gunakan di setiap iklan atau promosi Saya.
Kali
ini, Saya ingin memberikan beberapa tips yang akan membantu Anda dalam menulis
sebuah Headline yang Powerful. Mau?
Inilah
tips-tipsnya…
1. Gunakan Angka. Semakin
spesifik, semakin orang akan merasa bahwa itu benar.
Contoh:
– 13 Trik Memanen Uang di Instagram
– 10 Cara Melangsingkan Tubuh
– Tembus Omset 100 Juta Modal BlackBerry
– 30 hari Jago jualan
Contoh:
– 13 Trik Memanen Uang di Instagram
– 10 Cara Melangsingkan Tubuh
– Tembus Omset 100 Juta Modal BlackBerry
– 30 hari Jago jualan
2. Beritahu Urgensinya.
Tujuannya, agar orang merespon dengan cepat setelah mereka membaca headline
Anda.
Contoh:
– Miliki hunian eksklusif tipe 200 di dalam kota dengan DISKON fantastis 40% untuk pembelian hari ini!
– Miliki hunian eksklusif tipe 200 di dalam kota plus hadiah 1 unit sepeda motor khusus untuk 10 pembeli pertama!
– Daftar sekarang dan dapatkan BONUS senilai Rp 5,7 juta untuk 10 pendaftar pertama
– Borong Produknya sekarang dan dapatkan Voucher Diskon senilai Rp 75.000 untuk pembelian berikutnya
Contoh:
– Miliki hunian eksklusif tipe 200 di dalam kota dengan DISKON fantastis 40% untuk pembelian hari ini!
– Miliki hunian eksklusif tipe 200 di dalam kota plus hadiah 1 unit sepeda motor khusus untuk 10 pembeli pertama!
– Daftar sekarang dan dapatkan BONUS senilai Rp 5,7 juta untuk 10 pendaftar pertama
– Borong Produknya sekarang dan dapatkan Voucher Diskon senilai Rp 75.000 untuk pembelian berikutnya
3. Tunjukkan Waktu Pencapaiannya
secara Detail.
Contoh JELEK:
– Ingin wajah Anda Tampak Putih Merona dalam Waktu Singkat?
– Keputihan Hilang dalam waktu cepat!
Contoh BAGUS:
– Ingin wajah Anda Tampak Putih Merona dalam 7 Hari?
– Keputihan hilang, dalam 12 jam!
– 3 Jam Kembali seperti Perawan lagi!
Contoh JELEK:
– Ingin wajah Anda Tampak Putih Merona dalam Waktu Singkat?
– Keputihan Hilang dalam waktu cepat!
Contoh BAGUS:
– Ingin wajah Anda Tampak Putih Merona dalam 7 Hari?
– Keputihan hilang, dalam 12 jam!
– 3 Jam Kembali seperti Perawan lagi!
4. Hilangkan Hambatan. Gunakan
kata “Tanpa”, “Walaupun”, “Meskipun”, “Hanya”, dan lain-lain.
Contoh:
– Turun 20 kg, Tanpa Diet, Tanpa Lapar!
– Banjir Order dari Reseller! Walaupun Tidak Punya Produk sendiri
– Omset Meroket Meskipun Gaptek!
– Tembus Omzet 100 Juta Hanya Modal BlackBerry
– Penghasilan 10 Juta, Hanya Dikerjakan dari Rumah
Contoh:
– Turun 20 kg, Tanpa Diet, Tanpa Lapar!
– Banjir Order dari Reseller! Walaupun Tidak Punya Produk sendiri
– Omset Meroket Meskipun Gaptek!
– Tembus Omzet 100 Juta Hanya Modal BlackBerry
– Penghasilan 10 Juta, Hanya Dikerjakan dari Rumah
5. Tunjukkan 3 Keuntungan
Sekaligus.
Contoh:
– Bagaimana Mennurunkan Berat badan, Merontokkan Lemak, dan Langsing seketika, dalam 30 menit!
– Rahasia Tampil Merona, Berwajah Cantik, dan Berkulit Putih!
– Cara Mendapatkan Keuntungan dalam jumlah yang Banyak, Berlimpah, dan Direstui Tuhan
– Banyak, Enak, dan Murah!
Contoh:
– Bagaimana Mennurunkan Berat badan, Merontokkan Lemak, dan Langsing seketika, dalam 30 menit!
– Rahasia Tampil Merona, Berwajah Cantik, dan Berkulit Putih!
– Cara Mendapatkan Keuntungan dalam jumlah yang Banyak, Berlimpah, dan Direstui Tuhan
– Banyak, Enak, dan Murah!
6. Tuliskan Harga dalam Judul.
Contoh:
– Tampil Cantik dengan 129 ribu
– Bergaya Modis Mirip Artis dengan 350 ribu
– Selamatkan Kebangkrutan dengan 60 ribu
– Menjadi Lebih Kuat dan Prima dengan 70 ribu
– Beli Rumah 2 Miilyar seharga Rp 200 juta
Contoh:
– Tampil Cantik dengan 129 ribu
– Bergaya Modis Mirip Artis dengan 350 ribu
– Selamatkan Kebangkrutan dengan 60 ribu
– Menjadi Lebih Kuat dan Prima dengan 70 ribu
– Beli Rumah 2 Miilyar seharga Rp 200 juta
7. Tuliskan Nama Orang Terkenal. Misalnya:
Artis, Selebritis, Tokoh, Ahli, atau siapapun yang punya basis masa yang banyak.
Contoh:
– Ippho Santosa saja sudah baca buku ini
– Christiano Ronaldo saja bilang ini bagus!
– Teuku Wisnu saja pakai produk ini
Contoh:
– Ippho Santosa saja sudah baca buku ini
– Christiano Ronaldo saja bilang ini bagus!
– Teuku Wisnu saja pakai produk ini
8.
Gunakan kata-kata Perangsang berikut ini: Cepat, Praktis, Lebih Rahasia,
Terbatas, Sekarang, Penting, Buruan, Menarik, Mudah, Akhirnya, Baru, Pengumuman,
Perhatian, Perkenalkan, Dicari, Spesial, Segera.
Bagaimana,
apakah Anda sudah mendapatkan ‘ide liar’ untuk menggunakan tips-tips tersebut
dalam headline Anda?
Tenang…
itu baru 8 tips. Masih ada segudang cara untuk membuat headline Anda menjadi
begitu powerful dan bisa membuat pembaca iklan Anda ‘klepek-klepek’ dan
akhirnya membeli produk Anda.
Yuk praktikkan.
Selamat
Jualan!
Sumber : Dewa Eka Prayoga

Belum ada Komentar untuk "Copywriting? Ada yang Lebih Penting!"
Posting Komentar